Blog Content

Home – Blog Content

TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI

PENGERTIAN TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI

Training hubungan industri merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan terkait dengan dinamika hubungan antara pekerja dan pengusaha di suatu industri. Dalam konteks ini, pelatihan fokus pada pemahaman peraturan perburuhan, etika kerja, dan kemampuan bernegosiasi. Pentingnya mengikuti training ini tidak bisa diabaikan karena memberikan landasan yang kuat bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia industri. Bagi pekerja, pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman tentang hak dan kewajiban mereka, memperkuat posisi dalam hubungan kerja, serta membekali mereka dengan keterampilan bernegosiasi yang diperlukan. Sementara itu, bagi pengusaha, pelatihan ini membantu dalam memahami dinamika tenaga kerja dan cara mengelola konflik agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Kesimpulannya, mengikuti training hubungan industri dan perselisihan serta negosiasi sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil, harmonis, dan produktif bagi semua pihak yang terlibat.

TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI

  • Pemahaman Hak dan Kewajiban: Training ini membantu peserta untuk memahami hak dan kewajiban mereka sebagai pekerja atau pengusaha dalam konteks hubungan industri.
  • Meningkatkan Produktivitas: Dengan pemahaman yang lebih baik tentang peraturan perburuhan dan keterampilan bernegosiasi, peserta dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif.
  • Penguatan Posisi Pekerja: Bagi pekerja, pelatihan ini memberikan kekuatan untuk memperjuangkan hak-hak mereka, meningkatkan posisi dalam hubungan kerja, dan mendukung kesejahteraan mereka.
  • Manajemen Konflik Efektif: Training ini membekali peserta dengan keterampilan untuk mengelola konflik dengan cara yang konstruktif, mengurangi potensi perselisihan yang merugikan.
  • Meningkatkan Etika Kerja: Peserta akan memahami nilai-nilai etika kerja yang mendasari hubungan industri, menciptakan lingkungan kerja yang adil dan bersahabat.
  • Optimalisasi Hubungan Kerja: Dengan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika hubungan kerja, peserta dapat membangun hubungan yang harmonis antara pekerja dan pengusaha.
  • Mengurangi Risiko Hukum: Dengan pengetahuan tentang peraturan perburuhan, peserta dapat mengurangi risiko hukum yang mungkin muncul dalam konteks hubungan industrial.
  • Meningkatkan Keterampilan Bernegosiasi: Training ini melatih peserta dalam keterampilan bernegosiasi yang efektif, membantu mereka mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
  • Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Manusia: Bagi pengusaha, training ini dapat meningkatkan kemampuan dalam manajemen sumber daya manusia, termasuk penanganan permasalahan dan konflik.
  • Penciptaan Lingkungan Kerja Positif: Melalui pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip hubungan industri yang baik, training ini berkontribusi pada penciptaan lingkungan kerja positif dan berkelanjutan.

 

OUTLINE MATERI TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI

I. Pendahuluan

  1. Pengenalan Hubungan Industrial
  2. Definisi dan ruang lingkup hubungan industrial
  3. Peran pekerja dan pengusaha dalam hubungan industrial
  4. Pentingnya Pemahaman Peraturan Perburuhan
  5. Overview peraturan perburuhan
  6. Hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha
  7. Pemahaman Etika Kerja
  8. Nilai-nilai Etika Kerja dalam Konteks Hubungan Industrial

II. Integritas dan tanggung jawab

  1. Keadilan dan kesetaraan
  2. Dampak Etika Kerja pada Lingkungan Kerja
  3. Membangun budaya kerja yang positif
  4. Menangani konflik dengan integritas

III. Keterampilan Bernegosiasi

  1. Prinsip-prinsip Dasar Bernegosiasi
  2. Persiapan dan perencanaan negosiasi
  3. Komunikasi efektif dalam negosiasi
  4. Studi Kasus: Simulasi Negosiasi Hubungan Industrial
  5. Penggunaan keterampilan bernegosiasi dalam konteks nyata
  6. Evaluasi dan umpan balik terhadap hasil negosiasi

IV. Manajemen Konflik

  1. Identifikasi dan Analisis Konflik
  2. Sumber konflik dalam hubungan industrial
  3. Metode analisis konflik
  4. Strategi Penyelesaian Konflik
  5. Negosiasi kolaboratif
  6. Mediasi dan arbitrase

V. Aspek Hukum dalam Hubungan Industrial

  1. Pengantar Hukum Perburuhan
  2. Hak-hak dan kewajiban hukum pekerja dan pengusaha
  3. Pengaruh peraturan perburuhan pada hubungan industrial

VI. Kasus-kasus Hukum Terkait Hubungan Industrial

  1. Pemahaman kasus-kasus hukum yang relevan
  2. Implikasi dan pembelajaran dari kasus-kasus tersebut
  3. Meningkatkan Keterlibatan Pekerja
  4. Motivasi dan Keterlibatan Pekerja
  5. Faktor-faktor yang memotivasi pekerja
  6. Strategi meningkatkan keterlibatan pekerja

VII. Evaluasi dan Penilaian

  1. Ujian Tertulis
  2. Pemahaman materi pelatihan
  3. Penerapan konsep dalam konteks kasus
  4. Diskusi dan Umpan Balik
  5. Evaluasi partisipasi peserta
  6. Identifikasi area pengembangan individu

VIII. Kesimpulan

  1. Rangkuman Materi Pelatihan
  2. Poin-poin kunci yang perlu diingat
  3. Tantangan dan peluang dalam menerapkan pembelajaran
  4. Tindak Lanjut dan Sumber Daya
  5. Materi dan Referensi Tambahan
  6. Bacaan tambahan
  7. Sumber daya online terkait hubungan industrial dan negosiasi

IX. Penutup

  1. Penyerahan Sertifikat
  2. Evaluasi keseluruhan pelatihan
  3. Penutup dan ungkapan terima kasih

 

PESERTA TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI

  1. Manajer Sumber Daya Manusia (SDM): Untuk meningkatkan keterampilan dalam menangani hubungan industrial, mengelola perselisihan, dan memimpin proses negosiasi secara efektif.
  2. Pekerja dan Karyawan: Agar dapat memahami hak, kewajiban, dan etika kerja, serta mengembangkan keterampilan bernegosiasi untuk meningkatkan posisi mereka dalam hubungan kerja.
  3. Pengusaha dan Pemilik Bisnis Kecil: Untuk memahami peraturan perburuhan, mengelola konflik, dan membentuk hubungan yang harmonis dengan pekerja, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan bisnis.
  4. Pemimpin Tim dan Supervisor: Agar dapat mengelola konflik di antara anggota tim, memfasilitasi negosiasi, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif.
  5. Pengacara dan Konsultan HR: Untuk memperdalam pemahaman mereka tentang aspek hukum dalam hubungan industrial dan perselisihan, serta meningkatkan keterampilan bernegosiasi.
  6. Staf Organisasi Non-Pemerintah (NGO) yang Peduli pada Hak Pekerja: Untuk dapat memberikan dukungan yang lebih baik kepada pekerja dalam hal hak dan kesejahteraan melalui pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan industrial.
  7. Mahasiswa dan Peneliti Bidang Sumber Daya Manusia: Agar dapat memperoleh pengetahuan teoritis dan praktis tentang hubungan industrial, perselisihan, dan negosiasi untuk mendukung penelitian dan pengembangan kebijakan.
  8. Anggota Serikat Pekerja: Untuk memahami dinamika hubungan industrial dan memperoleh keterampilan bernegosiasi yang dapat mendukung perwakilan kepentingan pekerja dalam perundingan dengan pengusaha.
  9. Pimpinan Organisasi atau Asosiasi Industri: Agar dapat membentuk kebijakan yang mendukung hubungan industrial yang sehat dan memberikan solusi efektif untuk perselisihan.
  10. Profesional yang Terlibat dalam Mediasi dan Arbitrase: Untuk meningkatkan keterampilan dalam menengahi konflik dan memfasilitasi proses arbitrase dengan adil dan efektif.

Jadwal Training Jakarta Fix Running di Tahun 2024

Januari Februari  Maret April
16 -17 Januari 2024 13 – 14 Februari 2024 5 – 6 Maret 202 24 – 25 April 2024
Mei Juni Juli Agustus
21 – 22 Mei 2024 11 – 12 Juni 2024 16 – 17 Juli 2024 20 – 21 Agustus 2024
September Oktober  November  Desember
17 – 18 September 2024 8 – 9 Oktober 2024 12 – 13 November 2024 17 – 18 Desember 2024

Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training  selain tanggal yang sudah kami agendakan. 

 

Lokasi Pelatihan Training selain di Jakarta

  1. Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
  2. Bandung, Hotel Neo Dipatiukur
  3. Bali, Hotel Ibis Kuta
  4. Lombok, Hotel Jayakarta
  5. Surabaya, Hotel Neo Gubeng

 

Investasi Training Jakarta

Investasi pelatihan tahun 2024 ini Rp 6.900.000/ peserta dengan minimal pelaksanaan 3 peserta setiap batch nya. Anda akan mendapatkan harga lebih kompetitif jika pelatihan diselenggarakan secara In House Training (IHT) minimal dengan 10 peserta setiap angkatan/ batch nya. Untuk detail biaya investasi pelatihan ini silahkan menghubungi tim marketing Training Jakarta dan dapatkan harga investasi terbaik.

 

Hubungi segera tim marketing kami untuk mendapatkan biaya investasi terbaik. silahkan hubungi melalui WhatsApp berikut ini

Popular Articles

Most Recent Posts

  • All Post
  • Accounting
  • Administrasi
  • Advokat
  • Agribisnis
  • Agroteknologi
  • Arbitrase
  • Art
  • Audit
  • Bisnis
  • Bursa Efek
  • Coal
  • Creative
  • Cyber
  • Database
  • Design
  • Developer
  • Digital
  • Dividen
  • EBT
  • Ekspedisi
  • Electrical
  • Finance
  • Fraud
  • Geologi
  • HSE
  • Hukum
  • Industri
  • Insurance
  • Karir
  • Kepabeanan
  • Kimia
  • Komunikasi
  • Konstruksi
  • Korporat
  • Kredit
  • Laboratorium
  • Logistic
  • Manajemen
  • Manufaktur
  • Marine
  • Marketing
  • Mechanical
  • Medis
  • Multimedia
  • Nirlaba
  • Obligasi
  • Oil and Gas
  • Pajak
  • Pendidikan
  • Pensiun
  • Perbankan
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Properti
  • Psikologis
  • Publik Speaking
  • Purchasing
  • Retail
  • Safety
  • Sipil
  • Software
  • Teknologi
  • Telekomunikasi
  • Trading
  • Transportasi
  • Vendor
  • Warehouse

Training Jakarta adalah Portal Training dan Sertifikasi Terlengkap untuk Kebutuhan Anda

Layanan

Public Training

InHouse Training

Online Training

Certification

Support

Kategori

Manajemen

Human Resources

Logistik

Finansial

Perbankan

Info

Tentang Kami

Promo

Jadwal Training

Hubungi Kami

Portofolio