Blog Content

Home – Blog Content

TRAINING MINING FEASIBILITY STUDY

PENGERTIAN TRAINING MINING FEASIBILITY STUDY

Training Mining Feasibility Study adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan terkait dengan penilaian kelayakan pertambangan. Dalam konteks ini, “mining” merujuk pada kegiatan pertambangan, sementara “feasibility study” mencakup evaluasi menyeluruh terhadap kemungkinan keberhasilan suatu proyek. Pengertian ini melibatkan analisis menyeluruh terhadap aspek-aspek teknis, ekonomi, sosial, dan lingkungan dari suatu rencana pertambangan. Melalui training ini, peserta diajarkan untuk memahami metode evaluasi yang benar, menggunakan perangkat lunak khusus, dan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan. Pentingnya mengikuti training ini tidak hanya terletak pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga pada kontribusi positif terhadap industri pertambangan secara keseluruhan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang feasibility study, para profesional pertambangan dapat mengidentifikasi risiko potensial, mengoptimalkan operasi, dan menghasilkan keputusan strategis yang lebih baik. Selain itu, pengetahuan yang diperoleh dari training ini juga dapat membantu dalam memitigasi dampak lingkungan dan meningkatkan hubungan dengan masyarakat lokal. Dengan demikian, mengikuti Training Mining Feasibility Study bukan hanya investasi dalam pengembangan karir pribadi, tetapi juga kontribusi terhadap pertambangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

TRAINING MINING FEASIBILITY STUDY

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING MINING FEASIBILITY STUDY

  • Pemahaman Mendalam tentang Feasibility Study: Mengikuti training Mining Feasibility Study bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep, metodologi, dan proses yang terlibat dalam melakukan studi kelayakan pertambangan.
  • Peningkatan Kompetensi Profesional: Training ini memberikan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan individu dalam bidang evaluasi proyek pertambangan, menjadikan peserta lebih kompeten dalam menjalankan tugasnya.
  • Identifikasi Risiko dan Peluang: Peserta training akan dilatih untuk mengidentifikasi risiko potensial dan peluang yang mungkin muncul dalam proyek pertambangan, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih terinformasi.
  • Optimisasi Operasional: Dengan memahami aspek-aspek teknis dan ekonomi studi kelayakan, peserta dapat mengoptimalkan operasional pertambangan, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi risiko kerugian.
  • Penyelarasan dengan Prinsip Keberlanjutan: Training ini memberikan wawasan tentang bagaimana mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam proyek pertambangan, memastikan bahwa operasi berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.
  • Pemahaman tentang Penggunaan Perangkat Lunak Khusus: Peserta akan diberi pengetahuan praktis tentang penggunaan perangkat lunak khusus yang digunakan dalam melakukan studi kelayakan pertambangan.
  • Menghasilkan Keputusan Strategis yang Lebih Baik: Melalui pemahaman yang lebih baik tentang studi kelayakan, para profesional pertambangan dapat membuat keputusan strategis yang lebih baik, mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan.
  • Mengurangi Dampak Lingkungan: Peserta training akan belajar cara memitigasi dampak lingkungan yang mungkin timbul dari kegiatan pertambangan, menciptakan keselarasan antara pengembangan industri dan pelestarian lingkungan.
  • Peningkatan Hubungan dengan Masyarakat Lokal: Training ini membantu peserta untuk memahami pentingnya berkomunikasi dan berkolaborasi dengan masyarakat lokal, menjaga hubungan yang positif dan berkelanjutan.
  • Kontribusi terhadap Pertambangan yang Bertanggung Jawab: Dengan memahami aspek-aspek kelayakan secara menyeluruh, peserta dapat berkontribusi pada pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, menciptakan nilai positif bagi seluruh industri.

 

OUTLINE MATERI TRAINING MINING FEASIBILITY STUDY

I. Pendahuluan

  1. Pengantar tentang Training
  2. Tujuan dan Manfaat Mengikuti Training

II. Dasar-dasar Studi Kelayakan Pertambangan

  1. Definisi dan Ruang Lingkup Feasibility Study
  2. Jenis-jenis Studi Kelayakan
  3. Langkah-langkah Utama dalam Melakukan Studi Kelayakan Pertambangan

III. Konsep Teknis dalam Studi Kelayakan

  1. Evaluasi Cadangan dan Sumber Daya Pertambangan
  2. Aspek Teknis dalam Desain Tambang
  3. Infrastruktur Tambang: Jalan, Jembatan, dan Sistem Penanganan Material
  4. Penilaian Potensi Pengembangan Teknologi dalam Pertambangan

IV. Aspek Ekonomi dalam Studi Kelayakan

  1. Analisis Biaya dan Pendapatan
  2. Perhitungan Nilai Kini dan Nilai Masa Depan
  3. Penggunaan dan Interpretasi Metode Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR)

V. Aspek Sosial dan Lingkungan dalam Studi Kelayakan

  1. Peran dan Pentingnya Analisis Sosial dan Lingkungan
  2. Strategi Pengelolaan Dampak Sosial dan Lingkungan
  3. Keterlibatan dan Konsultasi dengan Masyarakat Lokal

VI. Prinsip-prinsip Keberlanjutan dalam Pertambangan

  1. Konsep Keberlanjutan dalam Konteks Pertambangan
  2. Strategi untuk Mengintegrasikan Prinsip Keberlanjutan dalam Studi Kelayakan

VII. Penggunaan Perangkat Lunak Khusus

  1. Pengenalan Perangkat Lunak untuk Studi Kelayakan Pertambangan
  2. Studi Kasus Penggunaan Perangkat Lunak dalam Analisis Data Pertambangan

VIII. Studi Kasus dan Simulasi

  1. Analisis Studi Kasus Nyata
  2. Simulasi Penerapan Metodologi dalam Studi Kelayakan
  3. Diskusi Hasil dan Temuan

IX. Etika dan Tanggung Jawab Profesional

  1. Etika Profesional dalam Pertambangan
  2. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Profesional

X. Evaluasi dan Uji Pengetahuan

  1. Ujian Tertulis
  2. Diskusi dan Tanya Jawab

XI. Penutup

  1. Ringkasan Materi
  2. Evaluasi Training
  3. Penyerahan Sertifikat

PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN TRAINING MINING FEASIBILITY STUDY

  1. Profesional Pertambangan: Para insinyur tambang, geolog, dan manajer operasional yang terlibat dalam perencanaan dan pengembangan proyek pertambangan.
  2. Manajer Proyek: Manajer proyek yang bertanggung jawab untuk memastikan keseluruhan proyek pertambangan berjalan efisien dan sesuai dengan standar kelayakan.
  3. Eksekutif Perusahaan Pertambangan: Para pemimpin perusahaan pertambangan yang perlu memahami implikasi ekonomi, teknis, sosial, dan lingkungan dari proyek-proyek yang akan mereka tangani.
  4. Konsultan Pertambangan: Individu atau tim konsultan yang memberikan layanan penilaian kelayakan kepada perusahaan pertambangan.
  5. Mahasiswa dan Akademisi: Mahasiswa dan dosen di bidang pertambangan yang tertarik memahami proses dan metodologi studi kelayakan pertambangan.
  6. Pegawai Pemerintah: Petugas atau pejabat pemerintah yang terlibat dalam mengawasi dan mengatur industri pertambangan, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi.
  7. Pegiat Lingkungan: Individu atau organisasi yang peduli terhadap dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan dan ingin memahami cara memitigasi risiko tersebut.
  8. Pengembang Masyarakat Lokal: Perwakilan dari masyarakat lokal yang terkena dampak proyek pertambangan, untuk memastikan mereka dapat berpartisipasi dalam proses dan mendapatkan manfaat yang adil.
  9. Analisis Keuangan: Profesional keuangan yang ingin memahami cara menganalisis aspek ekonomi dari proyek pertambangan dan membuat proyeksi keuangan yang akurat.
  10. Pemangku Kepentingan Lainnya: Semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap proyek pertambangan, termasuk investor, lembaga keuangan, dan organisasi non-pemerintah yang peduli terhadap aspek sosial dan lingkungan.

Jadwal Training Jakarta Fix Running di Tahun 2024

Januari Februari  Maret April
16 -17 Januari 2024 13 – 14 Februari 2024 5 – 6 Maret 202 24 – 25 April 2024
Mei Juni Juli Agustus
21 – 22 Mei 2024 11 – 12 Juni 2024 16 – 17 Juli 2024 20 – 21 Agustus 2024
September Oktober  November  Desember
17 – 18 September 2024 8 – 9 Oktober 2024 12 – 13 November 2024 17 – 18 Desember 2024

Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training  selain tanggal yang sudah kami agendakan. 

 

Lokasi Pelatihan Training selain di Jakarta

  1. Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
  2. Bandung, Hotel Neo Dipatiukur
  3. Bali, Hotel Ibis Kuta
  4. Lombok, Hotel Jayakarta
  5. Surabaya, Hotel Neo Gubeng

 

Investasi Training Jakarta

Investasi pelatihan tahun 2024 ini Rp 6.900.000/ peserta dengan minimal pelaksanaan 3 peserta setiap batch nya. Anda akan mendapatkan harga lebih kompetitif jika pelatihan diselenggarakan secara In House Training (IHT) minimal dengan 10 peserta setiap angkatan/ batch nya. Untuk detail biaya investasi pelatihan ini silahkan menghubungi tim marketing Training Jakarta dan dapatkan harga investasi terbaik.

 

Hubungi segera tim marketing kami untuk mendapatkan biaya investasi terbaik. silahkan hubungi melalui WhatsApp berikut ini

Popular Articles

Most Recent Posts

  • All Post
  • Accounting
  • Administrasi
  • Advokat
  • Agribisnis
  • Agroteknologi
  • Arbitrase
  • Art
  • Audit
  • Bisnis
  • Bursa Efek
  • Coal
  • Creative
  • Cyber
  • Database
  • Design
  • Developer
  • Digital
  • Dividen
  • EBT
  • Ekspedisi
  • Electrical
  • Finance
  • Fraud
  • Geologi
  • HSE
  • Hukum
  • Industri
  • Insurance
  • Karir
  • Kepabeanan
  • Kimia
  • Komunikasi
  • Konstruksi
  • Korporat
  • Kredit
  • Laboratorium
  • Logistic
  • Manajemen
  • Manufaktur
  • Marine
  • Marketing
  • Mechanical
  • Medis
  • Multimedia
  • Nirlaba
  • Obligasi
  • Oil and Gas
  • Pajak
  • Pendidikan
  • Pensiun
  • Perbankan
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Properti
  • Psikologis
  • Publik Speaking
  • Purchasing
  • Retail
  • Safety
  • Sipil
  • Software
  • Teknologi
  • Telekomunikasi
  • Trading
  • Transportasi
  • Vendor
  • Warehouse

Training Jakarta adalah Portal Training dan Sertifikasi Terlengkap untuk Kebutuhan Anda

Layanan

Public Training

InHouse Training

Online Training

Certification

Support

Kategori

Manajemen

Human Resources

Logistik

Finansial

Perbankan

Info

Tentang Kami

Promo

Jadwal Training

Hubungi Kami

Portofolio