Table of Contents
ToggleTRAINING OUTSOURCING MANAGEMENT
PENGERTIAN TRAINING OUTSOURCING MANAGEMENT
Training Outsourcing Management adalah program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola layanan outsourcing secara efektif. Pengertian utama dari training ini adalah untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai strategi, proses, dan praktik terbaik dalam outsourcing. Pentingnya mengikuti training ini terletak pada kemampuannya untuk membantu organisasi dalam mengelola hubungan dengan penyedia layanan eksternal, mengoptimalkan biaya, dan memastikan bahwa kualitas layanan memenuhi standar yang diinginkan. Selain itu, training ini juga memberikan wawasan mengenai risiko yang mungkin muncul dalam outsourcing serta cara-cara untuk mengatasinya. Dengan mengikuti training outsourcing management, individu dan tim dapat meningkatkan efisiensi operasional, mencapai tujuan bisnis lebih cepat, dan menjaga kepuasan pelanggan yang lebih tinggi.

TUJUAN DAN MANFAAT MENGIKUTI TRAINING OUTSOURCING MANAGEMENT
- Meningkatkan Pemahaman: Memperoleh pengetahuan mendalam tentang konsep dasar dan praktik terbaik dalam outsourcing management.
- Mengelola Risiko: Belajar cara mengidentifikasi dan mengelola risiko terkait outsourcing, termasuk masalah kualitas dan keandalan.
- Optimisasi Biaya: Mengembangkan keterampilan dalam mengelola anggaran dan biaya untuk memaksimalkan efisiensi biaya outsourcing.
- Peningkatan Kualitas Layanan: Memahami bagaimana memastikan bahwa penyedia layanan eksternal memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
- Pengelolaan Hubungan: Meningkatkan kemampuan dalam membangun dan memelihara hubungan kerja yang produktif dengan penyedia layanan.
- Kepatuhan dan Regulasi: Mengerti tentang kepatuhan terhadap hukum dan regulasi yang relevan dalam outsourcing.
- Strategi Negosiasi: Mengasah keterampilan dalam negosiasi kontrak dan persyaratan layanan untuk mendapatkan kesepakatan yang menguntungkan.
- Pengukuran Kinerja: Mempelajari metode untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja penyedia layanan dan memastikan hasil yang diharapkan.
- Peningkatan Efisiensi Operasional: Mengidentifikasi cara untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui strategi outsourcing yang efektif.
- Kepuasan Pelanggan: Mengembangkan strategi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memastikan bahwa layanan outsourcing memenuhi atau melebihi harapan.
OUTLINE MATERI TRAINING OUTSOURCING MANAGEMENT
Silabus Training Outsourcing Management
1. Pengantar Outsourcing
- 1.1 Definisi dan Konsep Dasar
- Apa itu outsourcing?
- Jenis-jenis outsourcing
- 1.2 Sejarah dan Evolusi Outsourcing
- Perkembangan outsourcing dari masa ke masa
- Tren dan statistik terbaru
2. Strategi Outsourcing
- 2.1 Alasan dan Manfaat Outsourcing
- Motivasi utama organisasi untuk outsourcing
- Manfaat strategis dan operasional
- 2.2 Penentuan Fungsi dan Proses yang Akan Dialihkan
- Kriteria pemilihan fungsi untuk outsourcing
- Analisis keuntungan dan risiko
3. Proses Pengelolaan Outsourcing
- 3.1 Proses Pemilihan dan Negosiasi dengan Penyedia
- Kriteria memilih penyedia layanan
- Teknik negosiasi kontrak dan kesepakatan
- 3.2 Penandatanganan Kontrak
- Struktur kontrak outsourcing
- Klausul penting dan persyaratan hukum
4. Implementasi dan Manajemen
- 4.1 Integrasi dan Implementasi
- Strategi integrasi penyedia ke dalam organisasi
- Manajemen perubahan
- 4.2 Pengelolaan Hubungan dan Kinerja
- Teknik membangun hubungan kerja yang efektif
- Metode pengukuran dan evaluasi kinerja penyedia
5. Pengendalian Risiko dan Kepatuhan
- 5.1 Identifikasi dan Pengelolaan Risiko
- Risiko umum dalam outsourcing dan strategi mitigasi
- 5.2 Kepatuhan Hukum dan Regulasi
- Kewajiban hukum dalam outsourcing
- Memastikan kepatuhan terhadap regulasi lokal dan internasional
6. Evaluasi dan Peningkatan Berkelanjutan
- 6.1 Evaluasi Kinerja dan Kepuasan Pelanggan
- Teknik evaluasi kinerja penyedia
- Mengukur kepuasan pelanggan
- 6.2 Strategi Peningkatan Berkelanjutan
- Inisiatif untuk meningkatkan efektivitas outsourcing
- Penyesuaian strategi berdasarkan hasil evaluasi
7. Studi Kasus dan Praktik Terbaik
- 7.1 Analisis Studi Kasus
- Studi kasus sukses dan gagal dalam outsourcing
- 7.2 Praktik Terbaik dan Tren Terbaru
- Praktik terbaik dalam industri
- Tren terbaru dalam outsourcing management
8. Sesi Tanya Jawab dan Diskusi
- 8.1 Tanya Jawab
- Diskusi terbuka tentang tantangan dan solusi
- 8.2 Diskusi Kelompok
- Simulasi dan role-play terkait skenario outsourcing
Penutup
- Kesimpulan dan Takeaways
- Tindakan Lanjutan dan Sertifikasi
PESERTA PELATIHAN OUTSOURCING MANAGEMENT
- Manajer Proyek: Bertanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi proyek outsourcing, sehingga perlu pemahaman mendalam tentang pengelolaan dan strategi outsourcing.
- Manajer Sumber Daya Manusia: Memerlukan pengetahuan untuk mengelola hubungan dengan penyedia layanan yang terlibat dalam fungsi HR, seperti rekrutmen dan pelatihan.
- Manajer Keuangan: Perlu memahami cara mengelola anggaran dan biaya terkait outsourcing serta mengevaluasi efisiensi biaya.
- Pengambil Keputusan Eksekutif: Termasuk CEO, CFO, dan COO yang perlu memahami dampak strategis dan operasional outsourcing terhadap bisnis.
- Manajer Operasional: Mengelola proses dan layanan yang di-outsourcing-kan dan perlu memastikan bahwa proses berjalan lancar dan sesuai standar.
- Spesialis Kontrak dan Pengadaan: Bertanggung jawab untuk negosiasi dan pengelolaan kontrak outsourcing, sehingga memerlukan pengetahuan tentang klausul kontrak dan persyaratan hukum.
- Tim IT: Perlu memahami outsourcing teknologi informasi dan layanan terkait serta cara mengelola dan mengevaluasi penyedia layanan TI.
- Manajer Kualitas: Mengelola dan memastikan bahwa layanan outsourcing memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
- Tim Legal: Memerlukan pemahaman tentang aspek hukum dari outsourcing, termasuk kepatuhan dan manajemen risiko hukum.
- Analis Bisnis: Memerlukan keterampilan untuk menganalisis dan mengevaluasi kebutuhan bisnis serta potensi manfaat dari outsourcing.
- Konsultan dan Profesional Outsourcing: Membutuhkan pengetahuan terbaru dan teknik dalam outsourcing management untuk memberikan layanan konsultasi yang efektif kepada klien mereka.
- Tim Customer Service: Memerlukan keterampilan untuk mengelola interaksi dengan penyedia layanan pelanggan yang di-outsourcing-kan dan memastikan tingkat kepuasan pelanggan.
Jadwal Training Jakarta Fix Running di Tahun 2026
| Januari | Februari | Maret | April |
| 16 -17 Januari 2026 | 13 – 14 Februari 2026 | 5 – 6 Maret 2026 | 24 – 25 April 2026 |
| Mei | Juni | Juli | Agustus |
| 21 – 22 Mei 2026 | 11 – 12 Juni 2026 | 16 – 17 Juli 2026 | 20 – 21 Agustus 2026 |
| September | Oktober | November | Desember |
| 17 – 18 September 2026 | 8 – 9 Oktober 2026 | 12 – 13 November 2026 | 17 – 18 Desember 2026 |
Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah kami agendakan.
Lokasi Pelatihan Strategi Outsourcing Medan Training selain di Jakarta
- Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
- Bandung, Hotel Neo Dipatiukur
- Bali, Hotel Ibis Kuta
- Lombok, Hotel Jayakarta
- Surabaya, Hotel Neo Gubeng
Investasi Training Jakarta
Investasi pelatihan Training Strategi Outsourcing Offline tahun 2024 ini Rp 6.900.000/ peserta dengan minimal pelaksanaan 3 peserta setiap batch nya. Anda akan mendapatkan harga lebih kompetitif jika pelatihan diselenggarakan secara In House Training (IHT) minimal dengan 10 peserta setiap angkatan/ batch nya. Untuk detail biaya investasi pelatihan ini silahkan menghubungi tim marketing Training Jakarta dan dapatkan harga investasi terbaik.
Hubungi segera tim marketing kami untuk mendapatkan biaya investasi terbaik. silahkan hubungi melalui WhatsApp berikut ini





