Table of Contents
ToggleTRAINING PROBLEM SOLVING, CONFLICT HANDLING & DECISION MAKING
PENGERTIAN TRAINING PROBLEM SOLVING, CONFLICT HANDLING & DECISION MAKING
Mengikuti training dalam bidang problem solving, conflict handling, dan decision making sangat penting untuk pengembangan keterampilan profesional dan pribadi. Problem solving atau pemecahan masalah melibatkan kemampuan untuk menganalisis situasi, mengidentifikasi akar penyebab masalah, dan merancang solusi yang efektif. Conflict handling atau penanganan konflik memerlukan keterampilan untuk mengelola perbedaan pendapat dan perselisihan dengan cara yang konstruktif, guna menjaga hubungan baik dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Decision making atau pengambilan keputusan melibatkan kemampuan untuk membuat pilihan yang bijak dan berdampak positif berdasarkan informasi yang tersedia. Training dalam ketiga aspek ini membantu individu dan tim untuk meningkatkan efektivitas kerja, mengurangi stres akibat konflik, serta mencapai hasil yang lebih baik dalam berbagai situasi. Dengan menguasai keterampilan ini, seseorang dapat lebih siap menghadapi tantangan yang kompleks dan berkontribusi pada kesuksesan organisasi.
TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING PROBLEM SOLVING, CONFLICT HANDLING & DECISION MAKING
- Meningkatkan Kemampuan Analitis: Training membantu peserta mengembangkan keterampilan dalam menganalisis situasi secara mendalam dan menemukan solusi yang efektif.
- Mengoptimalkan Pengambilan Keputusan: Peserta belajar bagaimana membuat keputusan yang lebih baik dan berdasarkan data yang relevan.
- Meningkatkan Keterampilan Komunikasi: Peserta memperoleh kemampuan untuk berkomunikasi dengan lebih efektif saat menangani konflik dan menyelesaikan masalah.
- Memperkuat Kerja Tim: Training mendukung pengembangan kemampuan kolaborasi dalam tim untuk menyelesaikan masalah bersama-sama.
- Mengurangi Konflik di Tempat Kerja: Peserta belajar teknik untuk menangani perselisihan dengan cara yang konstruktif, mengurangi ketegangan dan meningkatkan hubungan kerja.
- Meningkatkan Kepemimpinan: Keterampilan dalam problem solving dan decision making memperkuat kemampuan kepemimpinan dengan membantu pemimpin membuat keputusan strategis yang tepat.
- Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas: Dengan kemampuan yang lebih baik dalam menangani masalah dan konflik, proses kerja menjadi lebih efisien dan produktif.
- Membangun Kepercayaan Diri: Peserta merasa lebih percaya diri dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah kompleks yang muncul di lingkungan kerja.
- Mendorong Inovasi: Kemampuan untuk berpikir kreatif dan menyelesaikan masalah dapat mendorong inovasi dan perkembangan baru dalam organisasi.
- Meningkatkan Kepuasan Kerja: Dengan mengatasi masalah dan konflik secara efektif, kepuasan kerja meningkat, yang berkontribusi pada lingkungan kerja yang lebih positif.
OUTLINE MATERI TRAINING PROBLEM SOLVING, CONFLICT HANDLING & DECISION MAKING
Silabus Training: Problem Solving, Conflict Handling & Decision Making
1. Pendahuluan
- Tujuan dan Manfaat Training
- Pengenalan Konsep dan Pentingnya Keterampilan
- Metodologi dan Pendekatan Training
2. Problem Solving (Pemecahan Masalah)
- 2.1. Definisi dan Jenis Masalah
- Memahami berbagai jenis masalah: rutin, kompleks, dan krisis
- 2.2. Teknik Analisis Masalah
- Teknik identifikasi akar penyebab: 5 Whys, Fishbone Diagram
- Pengumpulan dan analisis data
- 2.3. Generasi Solusi
- Brainstorming dan teknik kreatif lainnya
- Evaluasi dan seleksi solusi
- 2.4. Implementasi Solusi
- Rencana aksi dan implementasi
- Monitoring dan evaluasi hasil
3. Conflict Handling (Penanganan Konflik)
- 3.1. Definisi dan Jenis Konflik
- Memahami jenis-jenis konflik: interpersonal, kelompok, dan organisasi
- 3.2. Teknik Resolusi Konflik
- Pendekatan dan gaya dalam penanganan konflik: kolaboratif, kompetitif, kompromi
- Teknik komunikasi efektif dalam situasi konflik
- 3.3. Mediasi dan Negosiasi
- Peran mediator dan keterampilan mediasi
- Teknik negosiasi untuk penyelesaian konflik
- 3.4. Mengelola Konflik Jangka Panjang
- Strategi untuk mencegah konflik berulang
- Membangun budaya organisasi yang harmonis
4. Decision Making (Pengambilan Keputusan)
- 4.1. Proses Pengambilan Keputusan
- Langkah-langkah dalam pengambilan keputusan: identifikasi masalah, pengumpulan informasi, penilaian opsi
- 4.2. Teknik dan Alat Pengambilan Keputusan
- Matrik keputusan, analisis SWOT
- Teknik pemilihan berbasis data
- 4.3. Pengambilan Keputusan dalam Situasi Tidak Pasti
- Pendekatan dalam ketidakpastian dan risiko
- Teknik pengambilan keputusan dalam situasi darurat
- 4.4. Evaluasi Keputusan dan Pembelajaran
- Evaluasi hasil keputusan
- Pembelajaran dan penyesuaian untuk keputusan di masa depan
5. Studi Kasus dan Simulasi
- 5.1. Studi Kasus Problem Solving
- Analisis dan diskusi kasus nyata
- 5.2. Simulasi Conflict Handling
- Role-play dan simulasi situasi konflik
- 5.3. Simulasi Decision Making
- Pengambilan keputusan dalam skenario simulasi
6. Penutup
- 6.1. Ringkasan dan Kesimpulan
- Rekapitulasi poin-poin penting dari training
- 6.2. Evaluasi Training
- Umpan balik peserta
- 6.3. Rencana Tindak Lanjut
- Rencana pengembangan pribadi dan tindak lanjut
PESERTA PELATIHAN PROBLEM SOLVING, CONFLICT HANDLING & DECISION MAKING
- Manajer dan Supervisor: Mereka sering menghadapi tantangan dalam mengelola tim, memecahkan masalah operasional, dan mengambil keputusan strategis.
- Karyawan Baru: Untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami cara menangani masalah serta konflik yang mungkin muncul.
- Tim Proyek: Anggota tim proyek perlu keterampilan dalam menyelesaikan masalah yang timbul selama proyek dan menangani konflik internal.
- Pemimpin Tim dan Kepala Divisi: Untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola konflik antar anggota tim dan membuat keputusan yang mempengaruhi kinerja tim.
- Departemen Sumber Daya Manusia (HR): Untuk menangani konflik karyawan, menyelesaikan masalah terkait manajemen SDM, dan membuat keputusan mengenai kebijakan karyawan.
- Staf Layanan Pelanggan: Untuk menangani keluhan pelanggan, menyelesaikan masalah dengan efektif, dan membuat keputusan yang memuaskan pelanggan.
- Pengusaha dan Pemilik Bisnis: Untuk membantu mereka dalam pengambilan keputusan strategis dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pengembangan bisnis.
- Kepala Proyek dan Koordinator Event: Untuk mengelola masalah yang mungkin muncul selama perencanaan dan pelaksanaan proyek atau acara.
- Tim Penjualan dan Pemasaran: Untuk menangani konflik dengan klien atau rekan kerja dan membuat keputusan yang mendukung strategi pemasaran dan penjualan.
- Pendidik dan Pengajar: Untuk menangani konflik di dalam kelas atau antara siswa dan membuat keputusan yang mendukung lingkungan belajar yang positif.
Jadwal Training Jakarta Fix Running di Tahun 2026
| Januari | Februari | Maret | April |
| 16 -17 Januari 2026 | 13 – 14 Februari 2026 | 5 – 6 Maret 2026 | 24 – 25 April 2026 |
| Mei | Juni | Juli | Agustus |
| 21 – 22 Mei 2026 | 11 – 12 Juni 2026 | 16 – 17 Juli 2026 | 20 – 21 Agustus 2026 |
| September | Oktober | November | Desember |
| 17 – 18 September 2026 | 8 – 9 Oktober 2026 | 12 – 13 November 2026 | 17 – 18 Desember 2026 |
Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah kami agendakan.
Lokasi Pelatihan Mediasi Dan Negosiasi Medan Training selain di Jakarta
- Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
- Bandung, Hotel Neo Dipatiukur
- Bali, Hotel Ibis Kuta
- Lombok, Hotel Jayakarta
- Surabaya, Hotel Neo Gubeng
Investasi Training Jakarta
Investasi pelatihan Training Mediasi Dan Negosiasi Offline tahun 2024 ini Rp 6.900.000/ peserta dengan minimal pelaksanaan 3 peserta setiap batch nya. Anda akan mendapatkan harga lebih kompetitif jika pelatihan diselenggarakan secara In House Training (IHT) minimal dengan 10 peserta setiap angkatan/ batch nya. Untuk detail biaya investasi pelatihan ini silahkan menghubungi tim marketing Training Jakarta dan dapatkan harga investasi terbaik.
Hubungi segera tim marketing kami untuk mendapatkan biaya investasi terbaik. silahkan hubungi melalui WhatsApp berikut ini






